November 2006. Berawal dari kedatanganku di rumah sakit gigi dan mulut, fkg ugm. Aku meminta kepada temanku untuk memperkenalkanku dengan seorang co ass yang aku harap bisa mengatasi masalahku. Ya….. masalah yang tidak terlalu jauh dari masalah gigi tentunya, dan tibalah aku dan temanku di lab orto siang itu. Tidak terlalu lama menunggu datanglah seorang pria sipit, berkulit putih dengan rambut lurus belah tengah, o…iya tidak ketinggalan juga jenggot yang lumayan panjang di dagunya waktu itu. Aku bertanya dalam hati “apakah laki-laki ini co ass ku?” Dan pertanyaankupun terjawab setelah dia memperkenalkan dirinya, masih jelas sekali dalam ingatanku “Nur Ali (sambil mengangkat tangannya, singkat, padat dan jelas).” Ku balas perkenalan itu “Mita” kataku dengan sedikit senyum malu.
Pertemuan dan komunikasipun berlanjut, ya tentu saja karna seminggu sekali aku harus datang ke rumah sakit itu untuk control. Deg….deg….deg….setiap kali aku duduk di kursi tunggu itu, deg…deg…deg…semakin bertambah ketika dia datang, deg….deg….deg….dan semakin kencang ketika dia sudah mulai memeriksaku. Komunikasi dan pertemuan rutin itu membuat kami semakin dekat. Setiap minggu dia selalu datang ke kostku, siap mengantarkanku jalan-jalan dengan motor butut dan jaket hitamnya, mengunjungi tempat yang belum pernah kami kunjungi, berbagi cerita dan cinta. Kebersamaan itu membuat aku semakin tahu betapa sederhananya pria itu, dengan cara pikirnya yang juga sederhana, kebaikan hati dan kesabaran yang luar biasa, tanggung jawab, kesetiaan dan kepercayaan tiada duanya.
Sekarang sudah 4 tahun aku mengenal mas, dan tidak ada yang berubah dimataku, masku tetap seperti masku yang dulu dengan kesederhanaan dan semua asesoris sifat yang mengikutinya, yang membuat aku semakin mencintaimu, suamiku……………life has never been smooth sailing, but together with you im sure we will arrived.
By : Dyah Ayu Paramita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar